Sarolangun,(gribnewstvlampung@gmail.com)-
28 Januari 2026 – Drainase tertutup yang baru dibangun menggunakan anggaran Pendapatan Belanja Daerah Pendukung (APBD-P) pada akhir tahun 2025 di Pasar Limbur Tembesi, Kelurahan Limbur Tembesi, Kecamatan Bathin VIII, mengalami kerusakan parah. Struktur drainase ambruk ketika satu unit mobil box sedang membongkar barang belanja toko di area pasar tersebut.
"Kadus Pasar Limbur Tembesi Berinisial (Wn) Memberikan keterangan kepada awak media mengungkapkan, bangunan drainase tidak sesuai dengan harapan masyarakat. "Drainase ini sangat tipis, hingga akhirnya jebol.Kalau di cermati lebih teliti bahan material Koral nya Bercampur Tanah,Begitu juga Dengan Jarak Sulaman Behel yang Sangat jarang Dan tidak Di kunci,hanya di ikat menggunakan kawat ikat.Sehingga tidak memenuhi standar untuk drainase tertutup," jelasnya.
"Upaya Konsultasi kelurahan.
Tim media kemudian mendatangi kantor Kelurahan Limbur Tembesi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Di sana ditemui Plt. Lurah yang baru menjabat selama sekitar satu minggu Ibu (AN) Sementara itu, mantan Plt. Lurah (YN) Yang Mengetahui tetang Pembangunan Drainase tertutup ini tidak dapat ditemui,karena telah berangkat menuju kantor Camat Bathin VIII untuk urusan lain.
"Pemeriksaan Langsung Ke Lokasi"
Setelah itu, awak media melakukan verifikasi langsung ke lokasi Untuk Memastikan jebol nya Drainase tertutup tersebut. Terdapat bukti nyata bahwa bagian drainase telah ambruk,dengan Lebar sekitar 35cm dan Panjang lebih kurang Sekitar 150cm Akibat mobil box pengangkut barang kelontongan toko asal Jambi yang terjebak di atasnya.
Pemilik toko juga mengatakan kalau mobil box tersebut tidak sedang dalam muatan penuh,hanya berisi barang kelontongan.Malam itu Mengantar pesanan saya kertas pembungkus nasi,sandal dll.
Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terkait kualitas pembangunan.
"Sepertinya pembangunan ini dilakukan asal jadi. Material yang digunakan terlihat bercampur tanah dan Coran Lantai penutup sangat tipis Palingan hanya ketebalan 3-4 Cm Sungguh tidak sesuai standar Pekerjaan Umum (PU) ucapnya."
Warga juga mengeluhkan munculnya bau tidak sedap akibat genangan air dalam drainase yang tidak memiliki jalur pembuangan yang lancar.
"Kami berharap Dinas PU dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk menangani permasalahan ini," tambahnya.
Upaya untuk mendapatkan keterangan dari Camat Bathin VIII tidak dapat terlaksana,karena beliau tidak berada di kantor saat kunjungan awak media. Pak Sekcam yang juga pelaksana tugas (Plt) yang di temui di Ruangan nya tidak dapat memberikan penjelasan tentang Pembangunan drainase tertutup tive 1 tersebut.
Berdasarkan informasi dan hasil pemeriksaan yang dilakukan, berita ini kemudian diterbitkan,"
Tutupnya.
( MHD RAL )
Tidak ada komentar:
Tulis komentar