Kamis, 12 Maret 2026

Amankan Mudik Lebaran, Polres Way Kanan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Waykanan,(gribnewstvlampung@gmail.com)-
Polres Way Kanan melaksanakan kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat  Krakatau 2026 yang berlangsung di halaman apel Mako Polres Way Kanan. Kamis (12/3/2026). 

Apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan Kewilayahan. 

Untuk menjawab tantangan tersebut TNI, Polri dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat Dengan sandi Ketupat 2026  selama 13 hari mulai dari tanggal 13 S.D 25 Maret 2026.

Kegiatan dipimpin oleh Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked didampingi, Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto, S.I.K dan Dandim 0427/Way Kanan diwakili Kapten Inf. Suwito dengan dihadiri Pejabat Utama Polres Way Kanan, Kapolsek jajaran, personel TNI, Polri dan Unsur Pimpinan Daerah beserta Forkopimda Kabupaten Way Kanan, tamu undangan dan peserta apel gelar pasukan.

Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto dalam sambutannya membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi  Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana.
Lanjutnya, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Berdasarkan mapping kerawanan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi, antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, dan perkelahian antar kelompok. Untuk itu, lakukan patroli rutin dengan melibatkan Pam Swakarsa, utamanya pada titik-titik dan jam rawan.
Selain itu, lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di Kantor Kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat 

Tentunya kita dihadapkan pada situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan. Pahami betul karakteristik wilayah masing-masing utamanya yang berada di jalur - jalur mudik.

Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik skenario-skenario menghadapi potensi gangguan dan situasi kontijensi harus dipersiapkan secara matang. 

Seluruh pelaksanaan operasi tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Selain itu, optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan, baik dalam menginformasikan perkembangan situasi hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat,”ujarnya.
"IDR"

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis komentar

Berita Terbaru

Back to Top