(gribnewstvlampung.com)-
15 Agustus 2025,
Kepala Dinas BMBK Lampung, Taufiqullah dan jajaran saat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 15 ruas jalan di tiga kabupaten, yaitu Way Kanan, Lampung Utara, dan Tulang Bawang Barat. Tim monev temukan sejumlah pengerjaan belum maksimal.
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (monev) perbaikan 15 ruas jalan dan jembatan di tiga kabupaten, yaitu Way Kanan, Lampung Utara, dan Tulang Bawang Barat.
Adapun ruas yang ditinjau merupakan bagian dari total 52 ruas yang diperbaiki oleh Pemprov Lampung pada tahun anggaran 2025.
Selama Monev berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2025, Kadis BMBK Lampung Taufiqullah mendapat sejumlah temuan terkait pengerjaan yang dinilai belum maksimal.
Misalnya, temuan di ruas jalan Simpang 4 - Blambangan Umpu, tim BMBK menyoroti pengerjaan drainase yang dinilai krusial untuk mencegah kerusakan jalan.
Menurut Taufiq, posisi jalan yang menurun mengharuskan sistem drainase berfungsi dengan baik, terutama saat musim hujan.
"Karena posisi jalannya berada di turunan, sehingga harus dipastikan drainasenya harus baik, karena kalau tidak maka akan cepat rusak lagi," ujar Taufiq.
Sebagai tindak lanjut, tim meminta agar segera dilakukan perbaikan pada sistem drainase.
Sementara itu, pada ruas Serupa Indah - Tajab, tim Monev mengevaluasi pengerjaan dasar jalan yang dinilai belum dilakukan pemadatan secara maksimal.
Taufiq menekankan pentingnya pondasi jalan yang kuat, mengingat ruas ini sering dilalui oleh kendaraan pengangkut komoditas hasil bumi.
"Dasar jalan itu penting, maka harus dipastikan kepadatannya kuat, karena ruas-ruas ini banyak dilalui kendaraan yang mengangkut komoditas hasil bumi masyarakat," imbuhnya.
Atas hal tersebut, Taufiq meminta pihak pelaksana melakukan evaluasi untuk memastikan kualitas pekerjaan infrastruktur jalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Untuk yang tidak maksimal kita minta dievaluasi, lalu kita minta re order biar benar-benar maksimal, karena yang kita gunakan ini uang negara, uang masyarakat juga," ungkapnya.
Lebih lanjut, Taufiq mengharapkan semua pelaksana perbaikan jalan dapat bekerja dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Provinsi Lampung.
"Red"
Tidak ada komentar:
Tulis komentar